Jumat, 23 Mei 2014

Jualan Omong Kosong

Assalamualaykum wrwb. Keselamatan bagimu, bagiku, bagi kita semua. Aamiin, Allahumma aamiin.
Telinga ini mulai pekak, suara bising semakin bising, seperti suara pesawat tempur bercampur letupan bom nuklir, ditambah lagi dentuman peluru yang keluar dari moncong senapan laras panjang. Eiit, jangan merinding begitu, itu hanya pembawaan bahasa saja, hehe. Tapi, ada yang lebih mengerikan dari itu, iya ada. Sini aku beri tahu, mendekatlah. Apakah Kau lihat kesibukan orang-orang sekarang??? Yah, orang-orang akan berpesta besar, bukan dalam sebuah gedung, bukan di sebuah lapangan besar, pun bukan di sebuah pantai. Ini pesta besar, wajarlah kalau heboh dan mengguncang kita semua seperti ini. Hampir seluruh telinga kuat terpahat, menyimak detail kalimat, tak ingin ada yang terlewat. Hampir seluruh mata melotot menyaksikan setiap perkembangannya, sibuk mengomentari sana sini.
Ingat pesan ini, "Tidak semua yang Kau dengar adalah benar, tidak semua yang Kau lihat adalah nyata. Buka matamu lebar-lebar, pasang telingamu baik-baik."
Wah, jadilah saksi yang baik bagi pesta besar ini, jangan sampai Kau jadi korban. Ku beri tahu Kau rahasia yang tidak lagi dirahasiakan. Orang-orang sekarang sedang sibuk berjualan omong kosong, hampir setiap saat layar media dihias wajah-wajah pembohong, sedikit saja Kau salah menyimak, duarr, bisa-bisa Kau melempem. Yah, baik-baiklah melihat kenyataan, cerdas-cerdaslah mendengar ucapan para pembual. Hei, sekarang itu banyak sekali orang-orang menjajakan omong kosong, tidak peduli waktu dan tempat, semua kesempatan diembat. Hebatnya tidak sedikit orang yang kemudian jadi percaya,  percaya dan ikut, mereka ikut berjualan omong kosong. Anehnya, omong kosong itu laris manis, mereka yang dikenal cerdas pun berhasil dirangkul menjadi generasi penjual omong kosong. Aduh, situasi memanas, dengan sedikit kata indah penuh omong kosong, yang benar bisa jadi salah, yang salah dipuja sebagai kebenaran. Sang penjaja omong kosong, pongah tertawa, berpikir keras, berjuang gigih, sampai titik omong kosong penghabisan. Disini ada pertarungan, pertarungan sengit dalam sebuah pesta besar, yang menang akan jadi raja selama 5 tahun, memegang kemudi, menjadi penentu kemana layar akan berlabuh. Pakailah matamu untuk melihat, pakailah telingamu untuk mendengar, tapi jangan lupa ikut sertakan hatimu memilih. Jadilah pemilih yang cerdas :) hehe, selamat berpesta demokrasi.

Kamis, 22 Mei 2014

Mencari Mangnet yang BAIK

Assalamualaykum wr wb.
Halo, apa kabar? Kuharap kabar baik melengkapi harimu, dimanapun itu. :) hehe, aamiin.
Aku sering miris dengan kondisi yang banyak kutemui tiap hari. Aku tidak mengerti kenapa ada manusia yang berduit tebal, ada juga orang-orang yang berpeluh keringat tapi hanya dapat sepeser rupiah. Aku tidak mengerti kurang kerja keras apa mereka??? Aku tidak paham arti kata adil saat mataku menyaksikan kenyataan sekarang. Tiba-tiba teringat potongan kalimat dari Bapak Dahlan Iskan, kira-kira seperti ini, "Dulu orang miskin itu biasa-biasa saja, toh semua orang miskin. Tapi kemiskinan yang sekarang itu menakutkan, mereka miskin tapi yang dilihat adalah kehidupan mewah."
Kalau dicermati, itu ketakutan yang amat menakutkan. Kesenjangan terlampau jauh kawan, mereka yang miskin teramat miskin, mereka yang kaya sungguh teramat kaya. Tak adakah dua kutub magnet yang berbeda muatan tepat ditengah-tengahnya, berharap menjadi perekat yang baik. Hei kawan, kurasa magnet itu ada, yah ada, sayang kutubnya bermuatan sama. Aahhh, itu mengecewakan.
Mereka yang miskin itu berteriak kencang-kencang, tapi tidak didengar oleh mereka yang kaya, maklum mereka sedang karaoke keluarga, sedang ada rapat paripurna di ruang tertutup, sedang tidur lelap di hotel berbintang. Besok-besok, aku tidak tahu akan sejauh apa jarak antar Si Miskin dan Si Kaya? Mungkin akan sejauh kutub utara dan kutub selatan, bermusuhan, terus bersembunyi ditempatnya masing-masing tidak akan mendekat, tidak akan. Jangan, kumohon jangan biarkan itu terjadi, bangsa kita bukan dua kutub yang tak bisa bersatu. Akan kutemukan magnet perekat yang BAIK itu, akan kucari, katanya magnet itu ada di tengah-tengah kita. Dimana, dimana, dimana, aku tidak menemukannya, tapi tenang akan terus kucari. Tunggulah, magnet yang kita cari sedang berjuang, menantikan tangan-tangan ikhlas kita pada tanggal 09 Juli 2014. Hehee :) ;) :D

Rabu, 21 Mei 2014

Idealis Penyelaras (saya tipe kepribadian)

Idealis Penyelaras
Tipe Idealis Penyelaras dikenali dari kepribadiannya yang kompleks dan memiliki begitu banyak pemikiran dan perasaan. Mereka orang-orang yang pada dasarnya bersifat hangat dan penuh pengertian. Tipe Idealis Penyelaras berharap banyak pada diri mereka sendiri dan orang lain. Mereka memiliki pemahaman yang kuat tentang sifat-sifat manusia dan seringnya menilai karakter dengan sangat baik. Namun mereka lebih sering menyimpan perasaan dan hanya mencurahkan pemikiran serta perasaan mereka kepada sedikit orang yang mereka percaya. Mereka sangat terluka jika ditolak atau dikritik. Tipe Idealis Penyelaras menganggap konflik sebagai situasi yang tidak menyenangkan dan lebih menyukai hubungan harmonis. Namun demikian, jika pencapaian sebuah target tertentu sangat penting bagi mereka, mereka dapat dengan berani mengerahkan seluruh tekad mereka hingga cenderung keras kepala. 

Tipe Idealis Penyelaras memiliki fantasi yang hidup, intuisi yang nyaris seperti mampu membaca masa depan, dan seringkali sangat kreatif. Begitu berkutat dengan sebuah proyek, mereka melakukan segala daya upaya untuk mencapai tujuan-tujuan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka sering membuktikan diri sebagai pemecah masalah ulung. Mereka suka mendalami hingga ke akar permasalahan dan memiliki sifat ingin tahu alamiah serta haus akan pengetahuan. Pada saat bersamaan, mereka berorientasi praktis, terorganisir dengan baik, dan siap menangani situasi-situasi rumit dengan cara terstruktur dan pertimbangan matang. Ketika mereka berkonsentrasi pada sesuatu, mereka melakukannya dengan seratus persen – mereka sering begitu terbenam dalam sebuah pekerjaan sehingga melupakan hal lain di sekitar mereka. Itulah rahasia kesuksesan profesional mereka yang seringkali gilang gemilang.

Sebagai pasangan, tipe Idealis Penyelaras setia dan dapat diandalkan; hubungan permanen sangat penting bagi mereka. Mereka jarang jatuh cinta hingga mabuk kepayang dan juga tidak menyukai hubungan-hubungan asmara singkat. Kadang-kadang mereka sulit menunjukkan rasa sayang mereka dengan jelas sekalipun perasaan mereka dalam dan tulus. Dalam hal lingkaran pertemanan, semboyan mereka adalah: sedikit berarti lebih banyak! Sejauh menyangkut kenalan baru, mereka hanya dapat didekati hingga jarak tertentu; mereka lebih suka mencurahkan tenaga ke dalam pertemanan akrab yang jumlahnya sedikit. Tuntutan mereka kepada teman dan pasangan mereka sangat tinggi. Karena mereka tidak menyukai konflik, mereka akan diam sejenak sebelum menyuarakan masalah-masalah yang tidak memuaskan dan, ketika melakukannya, mereka berusaha sangat keras untuk tidak menyakiti siapa pun karenanya.

Selasa, 20 Mei 2014

Tanpa Judul

Assalamualaykum wrwb. Salam hangat di malam yang dingin di tengah rinai hujan.
Anda, Anda adalah orang yang dikenal baik, berwibawa, kreatif, pekerja keras, cerdas, dan banyak lagi (tidak bisa dituliskan satu per satu, bisa panjang ceritanya, hehe). Bangga bisa  bertemu dan kenal dengan Anda.
Tapi sayang sekali, baru saja Anda mematahkan semua julukan dan istilah-istilah baik untuk Anda barusan. Ini bukan MARAH, hanya KECEWA. Dan rasanya tidak puas jika ini hanya ditulis di buku harian, atau hanya sekedar ditulis di blog yang sama sekali tak sepotong manusia pun mengunjunginya.
Biarlah Anda membaca, sama sekali tidak bermaksud mengibarkan bendera perang, tidak bermaksud menyalahkan, karena mungkin ada alasan untuk semua ini yang kami atau Saya tidak tahu. Apapun itu, sangat berharap hal seperti ini tidak terulang lagi. Saya tidak keberatan, jika ini hanya sekali saja (dimaklumi), tapi ini sudah berkali-kali (dalam hitungan saya, mungkin hitungan Anda berbeda).
Saya masih sangat menghormati Anda. Dan Saya sangat paham posisi, hak, dan kewajiban Saya.
Dengan sangat menyadari Saya jauh dari kata baik, tapi setidaknya kita saling menghargai untuk sama-sama saling memBAIKkan.
Sekali lagi, Saya masih sangat menghargai Anda. Maafkan Saya atas tulisan ini.

Kamis, 01 Mei 2014

Selama ini, SIBUK ngapain?

Assalamualaykum wr wb. Halo, apa kabar? Semoga tetap selalu dalam lingkaran cahaya iman dan lindundanNya. Aku mau cerita tentang seseorang (sssst, jangan cie cie). Kau tahu aku baru menyadarinya semalam tadi, aku menyimak wajahnya dengan seksama. Ya Allah, selama ini aku sibuk apa? Aku tidak mampu mengingat wajahnya 10 tahun lalu. Aku terus menyimaknya berulang-ulang, tapi semua kulakukan diam-diam, astaga, aku melewatkan banyak hal tentangnya, apa selama ini aku terlalu abai, sampai-sampai tidak sempat memerhatikannya. Aku melewatkan puluhan tahun, tapi entah berapa hari, berapa jam, berapa menit aku menyisihkan waktu untuk bersamanya, menunggu fajar terbit dari ufuk timur mendayung pelan sampai menyelinap ke kaki bukit di ufuk barat. Atau jangan-jangan kebersamaan itu hanya hitungan detik. Yah, wajahnya lesuh, terlihat sekali banyak beban yang menggantung di kedua matanya. Tapi sungguh, dia tidak pernah mengatakan sudah lelah merawat,sudah lelah menjagaku, tidak pernah ada kata itu. Beliau masih yang dulu, masih menganggapku anak kecil yang selalu butuh dirinya, memang seperti itu.
I love you MOM.