Assalamualaykum wrwb. Keselamatan bagimu, bagiku, bagi kita semua. Aamiin, Allahumma aamiin.
Telinga ini mulai pekak, suara bising semakin bising, seperti suara pesawat tempur bercampur letupan bom nuklir, ditambah lagi dentuman peluru yang keluar dari moncong senapan laras panjang. Eiit, jangan merinding begitu, itu hanya pembawaan bahasa saja, hehe. Tapi, ada yang lebih mengerikan dari itu, iya ada. Sini aku beri tahu, mendekatlah. Apakah Kau lihat kesibukan orang-orang sekarang??? Yah, orang-orang akan berpesta besar, bukan dalam sebuah gedung, bukan di sebuah lapangan besar, pun bukan di sebuah pantai. Ini pesta besar, wajarlah kalau heboh dan mengguncang kita semua seperti ini. Hampir seluruh telinga kuat terpahat, menyimak detail kalimat, tak ingin ada yang terlewat. Hampir seluruh mata melotot menyaksikan setiap perkembangannya, sibuk mengomentari sana sini.
Ingat pesan ini, "Tidak semua yang Kau dengar adalah benar, tidak semua yang Kau lihat adalah nyata. Buka matamu lebar-lebar, pasang telingamu baik-baik."
Wah, jadilah saksi yang baik bagi pesta besar ini, jangan sampai Kau jadi korban. Ku beri tahu Kau rahasia yang tidak lagi dirahasiakan. Orang-orang sekarang sedang sibuk berjualan omong kosong, hampir setiap saat layar media dihias wajah-wajah pembohong, sedikit saja Kau salah menyimak, duarr, bisa-bisa Kau melempem. Yah, baik-baiklah melihat kenyataan, cerdas-cerdaslah mendengar ucapan para pembual. Hei, sekarang itu banyak sekali orang-orang menjajakan omong kosong, tidak peduli waktu dan tempat, semua kesempatan diembat. Hebatnya tidak sedikit orang yang kemudian jadi percaya, percaya dan ikut, mereka ikut berjualan omong kosong. Anehnya, omong kosong itu laris manis, mereka yang dikenal cerdas pun berhasil dirangkul menjadi generasi penjual omong kosong. Aduh, situasi memanas, dengan sedikit kata indah penuh omong kosong, yang benar bisa jadi salah, yang salah dipuja sebagai kebenaran. Sang penjaja omong kosong, pongah tertawa, berpikir keras, berjuang gigih, sampai titik omong kosong penghabisan. Disini ada pertarungan, pertarungan sengit dalam sebuah pesta besar, yang menang akan jadi raja selama 5 tahun, memegang kemudi, menjadi penentu kemana layar akan berlabuh. Pakailah matamu untuk melihat, pakailah telingamu untuk mendengar, tapi jangan lupa ikut sertakan hatimu memilih. Jadilah pemilih yang cerdas :) hehe, selamat berpesta demokrasi.
Jumat, 23 Mei 2014
Jualan Omong Kosong
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar