Assalamualaykum wrwb. Salam sukses dan bahagia untuk kita semua. Ketidakpahaman ini, membuat saya menulis lagi, barangkali akan muncul jawaban-jawaban yang bisa dibenarkan, hehe. Mmm, ada hal yang saya tidak mengerti, tapi tetap saja terus saya lakukan, kadang sedikit dilakukan dengan rasa malas, rasa agak dipaksa, kadang juga kulakukan penuh tanggung jawab.
Begini loh kondisinya, banyak hal yang membuat saya ingin tetap disini, diam-diam saya menyimpan mimpi besar yang tidak seorangpun tahu. Mimpi itu, ehh, mungkin mimpi itu yang mengompori semangatku, belum berhasil ciut, disembur lagi agar membumbung tinggi. Tapi jujur ini perang batin, banyangkan ketika aku harus meninggalkan segudang kesibukkanku, entah itu dengan cara kabur, menghilang tanpa kabar, atau pamit baik-baik, semua pernah kulakukan. Yah, semua itu bentuk profesionalisme (ngeeekkk), bahkan harus titip tas, sok isin ke toilet, ehh nyata-nyata aku lenyap dari kawasan yang menjadi tempat kugantungkan cita-cita mulia. Aduh, rasa-rasanya kalimatku mulai lebay, ini karena terbawa suasana perasaanku, sedih sekali rasanya jika harus mengorbankan yang satu ini, tapi lagi-lagi katanya ini demi profesionalisme. Aku muak, muak bekerja dengan kondisi seperti ini, tapi entah kenapa masih terus kulanjutkan. Jawabannya, haha, Anda penasaran? Sama, Aku juga.
Aku tidak senang, sangat tidak senang mendengar ucapan mereka yang seenaknya saja, dan kurasa itu tidak masuk akal, banyak yang dihiperbolakan, banyak yang teksnya terlalu kasar. Kami dikiranya apa? Wah, hebat sekali jika kami itu bisa berada di 2 tempat sekali gus.
Satu lagi, kehidupan disana jelas sekali pilih kasih. Selamat kepada Anda yang mendapatkan posisi baik dan nyaman. :) tapi sayangnya tidak dengan Aku. :'(
Selasa, 03 Juni 2014
Bekerja di Bawah Tekanan = Kerja Paksa???
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar