Assalamualaykum wrwb. Insya Allah ini akan menjadi tulisan ke3 saja di blog ini. Blog yang mungkin tidak pernah muncul di mesin pencari. Blog yang mungkin tidak pernah Anda temukan, apalagi Anda baca. Tapi, tidak apalah, setidaknya masih ada Aku yang hari ini, besok, besok, dan besok lagi selalu siap untuk mengunjungi lagi, lagi dan lagi blog ini. Sekali lagi tidak apalah, mungkin saja Aku, Anda, atau Kita akan menemukan manfaat besar di sini, melalui blog ini. Aamiin :)
Eh, Anda pernah mendengar kata permak? Kurasa pernah, tapi apa Anda tahu arti kata permak? Mungkin Anda sudah tahu, atau sangat tahu, tapi mungkin saja tidak. Jadi tidak salah juga jika Aku menyertakan sedikit arti kata permak itu. Menurut KBBI : "per·mak v cak, me·mer·mak v 1 merombak (agar dapat dimanfaatkan kembali, msl pakaian); 2 mengubah dr bentuk atau keadaan asli menjadi bentuk baru."
Yah, kira-kira begitulah. Jika Anda punya pakaian yang ukurannya tidak sesuai tubuh Anda, bisa saja pakaian itu merusak gaya Anda, mungkin lengannya kepanjangan, atau terlalu pendek, atau ukurannya terlalu besar, atau terlalu panjang, atau segala macam hal yang pernah Anda alami (silakan pikirkan sendiri).
Sungguh, jika kondisinya seperti itu, dan Anda harus menggunakan pakaian itu dengan segala ketidakpasan di tubuh Anda, yakin saja, sepanjang perjalanan Anda seakan dihantui, takut orang-orang memperhatikan Anda, takut Anda ditertawakan, takut menjadi jelek di depan banyak orang, atau banyak kemungkinan lainnya. Yah, sedikit saja yang tidak cocok di pakaian Anda, bisa seribu masalah yang bisa terjadi pada Anda. Mungkin begitulah "hati", ada salah sedikit saja, bisa fatal akibatnya. Mungkin itu hatiku, atau bisa juga hati Anda.
Kau (untuk lebih mengakrabkan kita, tidak ada maksud berlaku atau berkata kasar), kau tahu, sering sekali hati kita itu dipaksa memahami dengan pemahaman yang salah, pemahaman itu melekat, besok-besok itulah yang dipahami sebagai kebenaran. Tapi teman, cepatlah kau permak sedikit saja pemahaman tentang hatimu, jangan kau coba tanyakan pada orang lain, karena pemahamannya mungkin saja tidak cocok dengan hatimu, seperti kalau kau meminjam pakaian orang lain, jelas besar kemungkinannya tidak pas melekat di badanmu, jika munjur mungkin saja pas dan cocok di badanmu, tapi bagaimana jika ada orang yang mengenalimu dan tahu itu baju pinjaman, aduh akan banyak masalah untuk itu. Yah, hatimu juga demikian teman, jangan pakai pemahaman hati orang lain untuk hatimu, karena susah mencari yang benar-benar pas untuk hatimu. Berpikirlah, beri sedikit waktu perasaan dan pikiranmu bekerja sama dengan tenang, beri mereka waktu untuk menemukan pemahaman terbaik itu. Seperti pakaian yang mungkin kebesaran, jika dipermak sedikit saja, aduhai, Kau akan tampak cantik dengan pakaian itu, pakaian yang sesuai dengan badanmu, tepat, pas, tidak kebesaran tidak pula kekecilan, tidak kepanjangan apalagi kependekan, Kau laksana putri cantik dengan gaun yang indah. Yah, lagi-lagi begitulah hati, Kau permak sedikit saja pemahamanmu tentang hatimu, mungkin kau akan lebih bahagia, lebih cerah, kau akan tampak lebih cantik karena Kau selau tersenyum, karena hatimu menemukan pemahaman baik itu. Kuharap Kau mengerti maksudku, tidak perlu kujelaskan terlalu dalam, aku memberi kesempatan untuk Kau sedikit berpikir teman, mungkin Kau bisa menemukan pemahaman yang lebih hebat. :)
Rabu, 16 April 2014
Permak Sedikit Saja
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar